Alhamdulillah, 26 years…

I think we need to be paranoid optimists.

Robert J. Eaton
Chairman of the Board of Management of Daimlerchrysler

-Di sela-sela persiapan ujian nyempetin update blog yang uda berabad-abad ga di update😀

Townsville, 12 Juni 2013

– It has been 26 years I lived in the world. Alhamdulillah segala nikmat yang telah Allah berikan. Punya suami sholeh, anak sholehah yang cerdas dan aktif, kesempatan tinggal di luar negeri dan kuliah di sini. Nikmat iman, kesehatan dan nikmat rindu kampung halaman, terutama bakso n siomay Malang. Berharap semakin barokah dalam kehidupan. 26-years-gold-transparent-dark1

Resep Ayam Goreng Ungkep Serundeng Dari Laos

First release a recipe after married😀
Resep andalan (read : hampir setiap 1 minggu 1x ada menu ini) karena suami dan my baby doyan makan ayam goreng buatan saya ini. Selain itu ayam goreng ungkep ini juga awet bisa jadi stok sarapan, maksudnya hari ini membuat dan untuk sarapan besok pagi tinggal menggoreng ayam ungkep).

Sebelum membuat sendiri ayam ungkep ini, beberapa kali saya membeli bumbu ayam ungkep di pasar. Akan tetapi dengan alasan kesehatan yaitu ada msg di bumbu pasar dan terkadang ditambahkan pewarna makanan di bumbu jadi tersebut, jadi saya bertekad membuat bumbu sendiri. Alhamdulillah ada blender di rumah jadi bisa cepat(paling malas kalau harus mengulek bumbu :p Capek dan lama).

Sesuai dengan judul, ayam goreng ini sebelumnya diungkep dan ada serundeng dari bumbu dan juga laos yang diparut. Yuk, mari kita kupas resep nya.
Continue reading

Blogger Juga Manusia, Blogger Punya Etika

Blogger juga manusia, punya rasa punya hati…
Jangan samakan dengan pisau belati….*

Wahai para pembaca, setujukah kalian kalau blogger juga manusia? Ya iyalah,kalau bukan manusia terus apa?? Blogger juga manusia, karena manusia punya rasa dan juga hati. Bisa seneng, sedih, sebel, kecewa dll. Trus apa hubungannya dengan judul di atas? Blogger Juga Manusia, Blogger Punya Etika?

Beberapa kali ini saya menemukan fakta langsung dari beberapa blog. Di blog tersebut tertulis tentang wewenang pembaca untuk mengkopi artikel. Kalo di blog Aryu tertulis

“Etika Copy Paste
Tunjukkan kalo blogger juga punya etika.. Kalo mau copy paste artikel yang ada di blog ini, cantumkan link/referensi dari blog ini :)”

Continue reading

Belajar IELTS

Beberapa bulan ini saya baru mengenal IELTS. Tak lain dan tak bukan adalah untuk mengejar beasiswa ke luar negeri. IELTS memang menjadi persyaratan beasiswa di beberapa negara, misalnya Belanda dan Australia.

IELTS memang lebih menantang daripada TOEFL. Salah satu perbedaan mencolok dari IELTS dan TOEFL yaitu di IELTS ada tes writing dan speaking. IELTS juga dibedakan menjadi 2 macam yaitu general dan juga akademik. General IELTS diperuntukkan untuk mencari pekerjaan, tinggal di suatu negara. Sedangkan akademik untuk belajar dan tentu saja mendapatkan beasiswa. Kalau mau tahu lebih lanjut tentang IELTS, silakan buka web resmi IELTS.

Saya mempersiapkan diri untuk tes IELTS hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan. Karena di IELTS ada 4 macam tes yaitu listening,reading,writing dan speaking, tentu saja kita harus mempersiapkan 4 bagian tersebut. Berbagai hal saya persiapkan dan lakukan demi nilai IELTS yang memuaskan. Mulai dari beli buku IELTS, download ebook-ebook IELTS, ngopi ebook IELTS dari temen, sempet kursus IELTS juga sebanyak 10x pertemuan, trus lihat film tanpa subtitle, dengerin radio dari luar negeri, baca berita dari luar negeri dan hal-hal yang terlihat gila seperti ngomong sendiri demi belajar pronouncation.

Nah, berikut ini beberapa ebook ielts koleksi saya :
Check Your Vocabulary for English for The IELTS Exam
Common Mistake in IELTS Continue reading

Cara Membedakan Pewarna Kuning Alami dan Buatan pada Minuman

Pengalaman adalah guru terbaik. Tetapi pengalaman itu tidaklah harus dari pengalaman pribadi, bisa jadi dari pengalaman orang lain yang kita ambil pelajarannya. Nah, sekarang saya mau berbagi pengalaman tentang membedakan pewarna kuning alami dan buatan pada minuman. Pewarna kuning alami yang selama masyarakat kenal adalah menggunakan kunyit. Bagaimana cara mudah membedakan apakah minuman ini menggunakan kunyit atau tidak? Teruslah membaca sampai habis kawan😀

Beberapa hari setelah menikah saya langsung mengikuti suami di kota tempat suami bekerja. Walaupun jaraknya bermil-mil dari kota asal saya, tapi itu sudah resiko dan tantangan buat saya. Hijrah dari kota dingin nan sejuk Malang ke Pekanbaru yang panas. Banyak hal baru yang saya temui di Pekanbaru dan itu membuat saya bersyukur pernah dibesarkan di kota Malang. Walaupun saya bukan asli arema.

Di kos baru kami, Rumbai, Pekanbaru.
“Mas, saya buatkan jamu ya”, ujar saya kepada suami. “Iya, boleh dek”, jawab suami saya. Continue reading

Malang vs Pekanbaru

Beberapa perbedaan mencolok antara kota tempat saya dibesarkan(dibesarkan, bukan dilahirkan) dan kota tempat saya tinggal 1 bulan yang lalu, yang membuat saya takjub dan (semoga semakin) bersyukur atas hidup ini. Berikut ini adalah perbedaan Pekanbaru dan Malang dari perspektif Aryu :

1. Di Pekanbaru lebih banyak warung masakan padang daripada lalapan/penyet. Kalo waktu di Surabaya di dekat kampus saya dulu lebih banyak warung lalapan dan harganya tentu saja relatif lebih mahal masakan Padang daripada lalapan. Beda halnya dengan di Pekanbaru yang harga lalapan bisa mencapai belasan ribu.
2. Cuaca di Pekanbaru tentu saja lebih panas daripada di Malang. Satu hal lagi, di Pekanbaru lebih gersang daripada di Malang. Waktu itu saya berjalan kaki dari kos ke tempat berjualan sayur . Jam masih menunjukkan pukul 9 pagi. Anehnya saya tidak bertemu dengan satu orang pun yang berjalan kaki. Semuanya berkendaraan baik mobil atau motor. Yang naik sepeda pancal hanya 1 saja pada saat itu. Memang saya akui panas sekali dan belum juga sampai ke toko yang saya maksudkan, saya memutuskan untuk berhenti di toko yang lebih dekat yang juga menjual sayuran. Tetapi toko yang lebih dekat ini sayuran yang dijual sudah tidak segar lagi.
3. Waktu adzan berselisih waktu lebih dari setengah jam. Kalau pada saat itu di Malang adzan Subuh sekitar jam 4, di Pekanbaru adzan Subuh jam 5 kurang 10. Jadi jam 6 di Pekanbaru masi gelap, sama halnya dengan jam 5 di Malang kira-kira. Continue reading