Aturan Cabling

Btw anyway.. kemaren Aryu abis demo praktikum jarkom. Selain demo soal shift, membuat topologi jaringan juga mendemokan tentang kabel. Jadi dengan bermodalkan kabel dan RJ-45, Aryu diminta untuk membuat kabel crossover dan straight.

Berdasarkan pengalaman tadi malam, ternyata teori itu gampang banget dibandingkan dengan praktek. Kemaren malam saya mencoba membuat kabel crossover, ternyata setelah dicoba dengan tester… wah.. ga ada yang nyala! Setelah diteliti ternyata waktu memasang kabel ke RJ-45 kurang masuk/ nancap. Jadi tembaga (beneran nih tembaga nya??) ga keluar…

Ow yha.. untuk aturan Cabling, Aryu ngapalin nya gini..

 Untuk kabel STRAIGHT..

Di dalam kabel ada 8 macam warna.. , urutan nya standar biar cepet hapal kaidah awal nya yaitu 

1. O H B C. Artinya O = orange, H =Hijau , B = Biru , C = Cokelat .

2. Warna putih berbelang terletak di nomor ganjil.

3. Jadi urutannya yaitu putih Orange – Orange ,  putih  Hijau – Hijau , putih Biru – Biru , putih Cokelat – Cokelat.

4. Untuk membuat standar kabel straight, tukarkan Hijau dengan Biru.

5. Sehingga urutannya menjadi putih Orange – Orange ,  putih  Hijau – Biru , putih Biru – Hijau , putih Cokelat – Cokelat.

 Untuk kabel CrossOver

1. 1 ujung mengikuti aturan kabel straight.

2. Ujung satunya lagi dengan urutan kabel straight. Tukarkan 1 dengan 3, dan 2 dengan 6.

3. Urutannya jadi apa hayo???

Semoga bermanfaat 🙂 

Advertisements

5 comments on “Aturan Cabling

  1. gimana sih carany menghubungkan 2 buah hub?
    aku sudah pake straight tapi tetep ngga mau nyala….trus juga pake crossover tapi pada hub 1 indikator lampu cuman nyala 1 thok
    trus comp, network connectionnya cuman 10 Kbps…….brikan solusi donk

  2. mbak aku bikin jaringan komputer dari dulu g pernah memeperhatikan aturan warna kabel, yg penting bagiku pin yg dipakai adalah 1,2,3 dan 6 sedangkan 4,5 atau 7,8 biasanya klo diperlukan dipakai untuk PoE atau utk kabel komunikasi lain(interkom)
    klo mau memeprhatikan warna ya ikuti standarisasi EIA/TIA seperti ini atau menggunakan standar IEEE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s