Dia

Ia terus berjalan
Berjalan ke depan..
Tak pernah ingin berhenti
Bahkan hanya untuk menoleh
Tak akan pernah berhenti , kecuali telah tiba saatnya..
Selalu mengalir 
Tak pernah kenal lelah..
“Tunggu!!!” , jeritku
Tersenyum pun tidak
Dia terus berjalan
Walaupun tubuh lelah
Bersujud meminta istirahat sejenak
Tapi dia tak akan pernah menunggu
Berjalan setapak demi setapak
Berusaha menyamakan irama
Karena dia tak ingin berhenti
Tak pernah perduli
Apakah aku di belakang
Atau berjalan bersama

Advertisements

6 comments on “Dia

  1. After I originally commented I clicked the -Notify me when new feedback are added- checkbox and now each time a comment is added I get four emails with the same comment. Is there any way you can take away me from that service? Thanks!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s