‘Pedjoeang IT’ untuk Indonesia

“Sabtu (17/4) malam menjadi hari yang panjang bagi KPU karena situs webnya diserang hacker. Akibatnya, PC data tabulasi KPU pusat yang berada di Hotel Borobudur, Jakarta, untuk sementara tidak diaktifkan. “Komputer dimatikan akibat ada hacker yang masuk. Kira-kira sejak pukul 18.30 WIB,” kata Ali Yahuti R., anggota Domestik Press Data Tabulasi KPU.

Serangan hacker yang tak disangka-sangka ini mengakibatkan nama-nama partai politik berubah. Dari data print out terakhir, parpol-parpol tadi berubah seperti Partai Golkar jadi Partai Jambu, Partai Demokrat jadi Partai Air Minum Kemasan Botol, Partai Amanat Nasional menjadi Partai Dibenerin Dulu Webnya, Partai Persatuan Pembangunan menjadi Partai Mbah Jambon, Partai Bulan Bintang jadi Partai Cucak Rowo, dan lain-lain.” ( KoranTempo – Situs KPU dibobol Hacker)

Aryu yakin berita 5 tahun yang lalu pasti masih segar di ingatan kita. Begitu pula halnya dengan berita Apalagi menjelang Pemilu di tahun 2009 ini ( Hanya mengingatkan, kalo kita harus milih lho… Fatwa MUI kalo Golput kan haram 😀 )

Sebenarnya orang pintar di Indonesia itu banyak kok. Buktinya Dani Firmansyah kuliahnya tidak mengambil jurusan yang berhubungan dengan komputer. Beliau mengambil  jurusan sosial yaitu Hubungan Internasional.

Begitu pula halnya orang jenius Indonesia yang saking jeniusnya hobi membuat virus. Kebanyakan dari mereka malah bukan dari berlatarbelakang pendidikan IT. Keingintahuan dan ketekunan mereka akhirnya mereka berhasil membuat virus ini, itu, dan lain sebagainya.pedjoeang-it

‘Pedjoeang IT’ bermanfaat bagi negara
Pedjoeang IT? Apa itu? Kita bahas tiap kata ya. Pedjoeang diambil dari kata pejuang tapi dengan ejaan yang belum disempurnakan. Kenapa memakai istilah itu? Mengingatkan kita bahwa pedjoeang di zaman penjajahan dulu sangat bersungguh-sungguh untuk merebut kemerdekaan. IT adalah Information Teknologi, yang kalau dijadikan Bahasa Indonesia ya Teknologi Informasi. Teknologi Informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat lebih luas sebarannya dan lebih lama penyimpanannya. (sumber :  wikipedia )  Pedjoeang IT adalah orang yang berkecimpung dunia IT dan mendedikasikan dirinya dengan ilmu IT yang dia miliki.
Terus apa hubungannya pedjoeang IT dengan cuplikan artikel di atas? Hal ini harusnya buat jadi renungan buat kita, para “pedjoeang IT” yang berkecimpung di dunia IT dan notabene berada di dalamnya. Tanggung jawab kitalah, pedjoeang IT, untuk memajukan Indonesia dengan skill yang kita punya. Bukan malah merendahkan martabat bangsa dengan IT(misalnya berolok-olokkan di dunia maya  dengan negara tetangga). Ok?  Yang sepakat angkat tangan! Hehehe…
Daripada membuat virus, melakukan cracking atau perang dunia maya dengan negara tetangga, lebih baik membuat sesuatu yang bermanfaat. Gimana? Sepakat? Sepakaaaaat!

Potensi Lulusan IT

Menurut sebuah sumber (sumber aptikom) menunjukkan pada saat ini terdapat sekitar 200 perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program studi terkait dengan teknologi informasi untuk jenjang pendidikan sarjana, magister, dan doktoral serta sekitar 300 perguruan tinggi untuk jenjang pendidikan diploma-III dan diploma-IV, yang keseluruhannya menghasilkan kurang lebih 25,000 lulusan setiap tahunnya.
Btw, pada kemana mereka-mereka itu? Jelas saja mereka tersebar di mana-mana. IT memang bisa menyentuh di setiap elemen(mulai dari lingkungan, pendidikan  sampai politik)  dan  dibutuhkan pula oleh sebagian besar perusahaan yang ada. Mulai dari IBM, Microsft perusahaan yang memang bergerak di bidang teknologi. Ada juga Telkom, Indosat, Telkomsel, dan perusahaan provider lainnya yang bergerak di bidang telekomunikasi. Di perusahaan minyak dll (dikutip dari artikel Menguak Potensi Lulusan S1 Informatika )

Dari jumlah tersebut dan potensi yang tersimpan di dalamnya, amat merugi bangsa Indonesia kalau tidak bisa maju dengan IT. Rugi sekali seandainya database penduduk Indonesia yang dibuat tidak lengkap atau malah amburadul (berantakan) , situs-situs daerah yang bisa meningkatkan pendapatan daerah tidak terurus dan lain-lain.

Mimpi tentang Indonesia maju dengan IT

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, potensi lulusan informatika bisa menyentuh di setiap elemen. Berikut ini adalah penerapan IT yang bisa dioptimalkan di Indonesia untuk setiap aspek kehidupan.
1. Lingkungan
Untuk aspek lingkungan, pedjoeang IT bisa buat games yang berhubungan dengan lingkungan. Aplikasi yang membantu mencegah pemanasan global, aplikasi pengaturan tata letak kota yang aman untuk lingkungan dll. Ada yang punya ide lagi?
2. Politik
Pemilihan Umum secara Online, seperti yang dilakukan di negara lain. Nah, memang sangat beresiko tinggi. Perlu sistem yang kuat, dalam hal pengamanan dan ketangguhan server ( awas down). Atau kalau mau lebih jauh bermimpi, pemilihan umum dengan sistem via SMS.Jadi, nantinya tiap satu warga negara mendaftarkan satu nomor HP nya untuk memilih dan pada saat pemilihan bisa berada di mana saja. Selama ini permasalahan klasik, sebagian besar orang bekerja tidak di daerah asal dan malas untuk kembali ke daerah nya hanya untuk mengikuti Pemilu.
3. Pendidikan
Pendidikan bisa dengan melalui e-learning mulai dari TK, SD, SMP, SMA sampai kuliah. Menurut pengalaman, ketika aryu mencoba mencari situs yang menyediakan materi SD ternyata susah dan memang  belum tersedia yang lengkap. Ada yang bisa membantu mencari situs untuk anak SD? Pemerintah dengan pedjoeang IT bisa bekerjasama dalam hal ini, demi kelancaran pendidikan untuk semua.
Dua jempol aryu acungkan untuk pedjoeang IT Pak Romi yang mempunyai portal Ilmukomputer.com Empat jempol untuk orang-orang yang berdedikasi untuk memajukan IT dengan Indonesia dalam bidang apapun(2  jempol punya sendiri, 2 jempol pinjem teman dulu 😀 )
Selain itu, di bidang pendidikan aryu berharap program laptop masuk sekolah yang  direncanakan dan akan terlaksana semoga bisa merata di Indonesia.
Ada juga aplikasi punya Tim Kymudho yang menjadi nominasi di IBM The Great Mind Challenge 2007 tentang laporan dan pengawasan siswa oleh orang tua melalui website dan handphone. Kalau diimplementasikan pasti bisa bermanfaat.
4. Sosial
Teknologi informasi yang berhubungan dengan aspek sosial bisa dipandang dari sudut pandang pengguna internet. Kalau kita mau melakukan sedikit riset di warung internet, di sana tidak sedikit jumlah anak-anak yang menjadi konsumen. Tidak jarang pula terjadi pengaksesan situs porno oleh anak-anak. Oleh karena itu, penutupan situs porno dan situs-situs yang kurang bermanfaat oleh pemerintah.
5. Wisata
Pengelolaan situs pemerintah untuk wisata yang profesional sehingga menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Coba kita ketikkan kata kunci “Indonesia tourism” di mbah Google. Silakan dilihat dan amati. Seberapa profesional situs yang ada.
6. IPTEK
Sudah ada beberapa lomba yang diadakan yang bertemakan atau bertujuan untuk memajukan Indonesia. Ada baiknya lebih digencarkan dan pasca lomba, karya diimplementasikan.Salah dua dari kompetisi itu yaitu Lomba Cipta Elektronik Nasional (LCEN) telematika, Indonesia ICT Awards (INAICTA) Student Project Category.
7. Ekonomi
Ada ide apa yang bisa dilakukan IT untuk kemajuan ekonomi Indonesia?

Ayo teman-teman blogger, kita berbagi ide untuk Indonesia dan mengimplementasikan sesuai skill masing-masing 😀

Advertisements

20 comments on “‘Pedjoeang IT’ untuk Indonesia

  1. oke..sip sip…Indonesia harus berubah di tangan orang-orang IT. Indonesia harus bisa mengejar mimpi untuk menjadi mercusuar dunia dengan IT. Mulai dari diri sendiri,kampus dan masyarakat..Salah satunya dengan melepaskan diri dari ketergantungan dengan software luar negeri…

    Informatics Go Open Source…ITS Go Open Source…Indonesia Go Open Source….

  2. @ masiqbal
    Ya, blog juga bisa jadi sarana pak 😀

    @ adhitya vanZoul
    WAh, iya Dhit, Indonesia memang bisa maju dengan Open Source. Masalah utamanya adalah bagaimana mengatasi kecanduan itu. Sudah ketergantungan, dan akhirnya malas belajar yang open source.

  3. ada!..ada!..banyak sekali yang mau diusulin setelah ngliat perkembangan negara tetangga. tapi realisasinya..tergantung Qt!

    1. e-public service (ngurus administrasi passport/imigrasi, ktp via web)
    2. smart home (kayak postingannya de’ ana dimana orang tua bisa ngontrol anak-anaknya dari rumah atau luar rumah+kelengkapan elektronik biar bisa ngendaliin isi rumah dimanapun->>ni dah mulai dilakuin di korea, jepang,eropa dll)
    3. Digital city (wee..jangan salah.ni dah ada. di singapura,korea, jepang, dan beberapa negara di asia.Indonesia? tinggal tunggu waktu..amin:) ). jadi di situ dari public service sampe jalannya yg diRec pake cctv+fasilitas RFID (jadi ga butuh atm or cash money–dengan 1 device hp qt bisa lakuin segala-galanya)

    Inti semuanya adalah UBIQUITOUS IT
    Btw susahnya…indonesia tuh kurang menghargai penelitian dan hasil karya anak bangsa. n maunya enak doang. >>Ngapain bikin klo sudah ada? Bli ahh..<< Itu tuh sifat Qt yg jelek.bisa dibilang agak manja:D

    So …Tugas qt ni jadi salah satu Pedjoeang IT.Semangat!!! 🙂

    (maap de’ kepanjangan:D)

  4. Hmm…..
    Hmm…
    Hmm….

    ada yang tau gak gimana caranya agar orang-orang Indonesia tu peduli dengan lingkungan sekitar, misalnya dengan menjaga kebersihan, menjaga fasilitas umum, dll?

    karena… jangankan membangun sebuah negeri dengan teknologi canggih… wong kita menjaga apa yang sudah ada aja sulitnya minta ampun.

    kadang Ane malu rasanya ketika kota-kota di negara lain begitu bersih, kenapa negeriku begitu kumuh dan kotor akibat sampah-sampah yang dibuang sembangan.

    Sebelum berharap negeri ini bisa maju dengan teknologi canggih, Ane lebih berharap negeri ini bisa menjadi negeri yang bersih terlebih dahulu 🙂

  5. Assalamu’alaykum

    Artikel yang menarik, namun sayang sekali jika hanya terbatas pada tulisan dan tidak ada aktualisasi dan follow upnya.

    Sebagian kita, saya yakin sudah pernah tahu, ato minimal sudah sempat berpikir tentang beberapa hal di atas. Namun akhirnya juga hanya sebatas pemikiran. Hanya sedikit orang yang akhirnya mempunyai TEKAD untuk selanjutnya benar benar meng AKTUALISASI kan nya.

    Menurut saya, yang terpenting adalah fondasi mentalitas kita terlebih dulu. Akhlaq dan Akidah. Dengan keyakinan yang kuat atas apa yang akan dan sedang kita lakukan, InsyaAllah, hasilnya juga akan maksimal.

    Wassalamu’alaykum

    r-JUN

  6. @DataQ
    Wah, Dat.. Kondisi Jepang emang jauh sama Indonesia. Dari SDM nya saja budaya disiplin, malu, dan bisa saja bunuh diri kalau emang terlibat dalam korupsi. Coba baca di sini
    http://ummuirsyad.wordpress.com/2008/10/19/enak-di-mana/
    Memang hal terkecil seperti kebersihan penting, kan kata orang paling keren di dunia “kebersihan sebagian dari iman”

    @ agungfirmansyah
    Kenapa ga setuju Pak? seru juga jadi bahan diskusi.. 😀

    @Aulia
    Contohnya?

    @nurrahman18
    Sep2x..

    @rilegius
    Memang sudah sering terpikirkan oleh banyak orang, dan sudah banyak orang yang berkoar-koar. Masalahnya tinggal kesiapan di masyarakat dan dukungan penuh pemerintah. Orang pintar di Indonesia itu banyak lhooo .. 😀 tinggal take action . Hehehe

  7. Oya, dari artikel diatas aku jadi teringat banyaknya desainer profesional Indonesia yang berpotensi malah bekerja di Jepang. Usaha mereka tidak dihargai pemerintah dengan gaji yang bisa dibilang lumayan,

    padahal bakat mereka bisa membantu pertumbuhan IT Indonesia secara signifikan. Kemungkinan para cracker dan hacker juga begitu kali yah?

  8. IT sekarang memang jantung dari banyak aktivitas penting mba,, salah satu cthnya… klo bank offline seharian aja’ berapa juta transaksi yang gagal dilakukan,, dan berapa kerugian yang ditanggung…

    Tapi mba klo sampe Digital city kejadian di Indo, serasa ga da privacy lagi d… dimana2 dipasangin rec cctv,,, 🙂

  9. ga usah jauh2 dah mbak… sebenarnya potensi terbesar dari negara kita ada di agraris… jadi mendinigan perkembangan teknologi ditujukan untuk agraris dan pengembangan IT ditujukan kepada sektor agraris. nah setelah agraris maju pesat maka perkembangan perekonomian akan tinggi dan setelah memiliki perekonomian yang kuat maka negara kita bisa melakukan apa pun. Mau mengembangkan teknologi IT, Otomotif, dan lain sebagainya atau juga pengembangan sistem persenjataan karena dengan Perekonomian yang mapan bisa membiayai banyak riset. Tinggal bayar para scientist dan praktisi dengan bayaran tinggi pasti mereka ga akan melirik proyekan lain

  10. yang paling penting adalah jiwa entrepreneur dari setiap ahli IT alias technopreneur. sekarang rata-rata lulusan IT pada cari kerja, di tempat asing dengan bayaran tinggi dengan pertimbangan dari pada ga dihargai pemerintah..yah dikembalikan ke pribadi masing-masing..

    btw tadi lagi browsing tentang security standard, ternyata TIUI mau ngadain seminar tentang ISO 27001, pembicaranya bagus2 tuh kyknya, sampe ada orang asingnya..byrnya juga lumayan ;P infonya di http://www.lemtiui.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s