Cara Membedakan Pewarna Kuning Alami dan Buatan pada Minuman

Pengalaman adalah guru terbaik. Tetapi pengalaman itu tidaklah harus dari pengalaman pribadi, bisa jadi dari pengalaman orang lain yang kita ambil pelajarannya. Nah, sekarang saya mau berbagi pengalaman tentang membedakan pewarna kuning alami dan buatan pada minuman. Pewarna kuning alami yang selama masyarakat kenal adalah menggunakan kunyit. Bagaimana cara mudah membedakan apakah minuman ini menggunakan kunyit atau tidak? Teruslah membaca sampai habis kawan 😀

Beberapa hari setelah menikah saya langsung mengikuti suami di kota tempat suami bekerja. Walaupun jaraknya bermil-mil dari kota asal saya, tapi itu sudah resiko dan tantangan buat saya. Hijrah dari kota dingin nan sejuk Malang ke Pekanbaru yang panas. Banyak hal baru yang saya temui di Pekanbaru dan itu membuat saya bersyukur pernah dibesarkan di kota Malang. Walaupun saya bukan asli arema.

Di kos baru kami, Rumbai, Pekanbaru.
“Mas, saya buatkan jamu ya”, ujar saya kepada suami. “Iya, boleh dek”, jawab suami saya. Setelah saya selesai membuatkan, suami mengeluhkan agak takut minum karena warna jamu yang diminum tidak seperti sebelumnya. Karena agak kekuningan. Suami saya takut kalau jamu itu menggunakan pewarna buatan. Saya jadi ikut khawatir dan penasaran bagaimana membedakan pewarna kuning karena kunyit dan pewarna kuning buatan.

Berbekal laptop dan internet saya mencoba mencari dan ternyata mbah google sudah mempunyai jawabannya. Saya klik link tentang percobaan SD. Mohon maaf saya lupa linknya. Saya membaca dengan seksama dan alhamdulillah bahan-bahannya mudah sekali dan tidak perlu beli keluar rumah. Caranya dengan mencampurkan larutan air deterjen ke dalam minuman yang ingin diuji. Apabila minuman tersebut menggunakan pewarna kunyit maka minuman tersebut akan berubah warna menjadi merah bata. Sedangkan bila menggunakan pewarna buatan maka warna tidak berubah.

Selesai membaca artikel tersebut,saya menyiapkan beberapa peralatan dan bahan. Saya menggunakan botol air mineral untuk melarutkan setengah gelas air dengan 1-2 sendok deterjen. Lalu saya memasukkan air jamu tersebut ke dalam botol berisi deterjen. Alhamdulillah, warna kuning berubah warna menjadi merah bata yang artinya jamu yang diminum suami saya menggunakan kunyit.

Tidak puas dengan mencoba jamu, saya ingin membandingkan dengan air kunyit. Saya kupas kunyit yang ada di kos dan saya potong kecil. Potongan kunyit tersebut saya tambahkan dengan air panas. Jadilah air kunyit dan saya ulangi percobaan dengan mencampurkan larutan deterjen. Ternyata memang berubah warna menjadi merah bata.

“Mas, percobaan berhasil”, saya menunjukkan botol hasil percobaan sambil tersenyum ke suami saya.
Semoga pengalaman kami bermanfaat. Selamat mencoba 🙂

Nb : keesokan hari setelah melakukan percobaan ini, saya meminta ijin suami untuk menuliskan kisah kami di blog. Tapi, saya baru sempat menuliskannyasekarang, hampir 1 bulan setelah kejadian dan saat ini kami tidak berada di kota yang sama dengan kejadian. Menunda pekerjaan memang melenakan :p

Oleh : aryu, 27 Januari 2011, @ ibukota negara

Advertisements

6 comments on “Cara Membedakan Pewarna Kuning Alami dan Buatan pada Minuman

  1. @a212
    kembali kasih..
    @cintaniati
    masak c? biasa aja ah.. imajinasi nia aja yang berlebihan
    @madna
    wkwkwkwk… nanti jadi menurunkan pasaran gelas khas kalimantan itu Ndam… 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s