Kisah Si Hitam dan Si Putih

Suatu hari, si putih berdoa “Ya Tuhan, jika memang Si Hitam adalah jodohku, maka dekatkanlah, jika bukan maka… ” Tiba-tiba setan membisikkan sesuatu pada Si Putih, sehingga doanya terhenti “Jika bukan, maka jadikanlah Si Hitam jodohmu,” itulah yang dibisikkan setan itu. Hampir saja ia mengikuti kata-kata si setan, tapi tiba-tiba malaikat berbisik di telinga sebelah kanan”Yang benar itu, jika dia bukan jodohmu, maka gantikan dengan yang lebih baik dari Si Hitam. Kamu harus minta yang terbaik Putih…  ”

Doa mana yang dipilih Si putih? Doa dari bisikan atau dari bisikan syetan?? Continue reading

Menuju Cahaya Cinta 2

Untuk Menuju Cahaya Cinta 1, silakan dibaca di sini .

Menuju Cahaya Cinta 2

Lihatlah laron-laron itu
Melepaskan sayap-sayapnya
Dan jiwa mereka terbang menuju cahaya cinta yang abadi..

——————————————–
Lolongan anjing memecah kesunyian malam. Kedua orang tetap melanjutkan aktivitasnya. Mereka menangkap laron-laron tak berdosa ke dalam kantong plastik.

Aku tetap terpaku di tempatku. Bertengger di sebuah daun yang tak jauh dari manusia itu. Terpana melihat saudara-saudara ku berada dalam plastik yang digenggam oleh manusia itu.

Tiba-tiba saja ada seberkas cahaya datang. Aku mendongak ke atas. Ternyata lampu tempat aku dan saudara-saudaraku bermain telah menyala. Cahaya lampu itu berada tepat di atasku. Aku muolai dapat mengenali saudara-saudara ku yang lain. Kulihat beberapa saudaraku terbang menuju cahaya lampu itu.

Aku juga ingin berkumpul bersama saudara-saudaraku. Aku terbang mengikuti mereka menuju cahaya lampu itu. Hal ini menarik perhatian manusia itu. Manusia itu mengetahui keberadaan kami. Mereka mulai mendekati kami. Lalu, belum sampai kami menuju sumber cahaya itu. Seorang manusia yang membawa suatu alat itu menggerakkan alat itu menuju kami. Tak sempat kami terbang menjauh, alat itu mengenai kami. Spontan aku terhuyung-huyung. Aku terjatuh di semak-semak. Dan tanpa kusadari, sayapku terlepas satu.

Tidak hanya aku saja yang bernasib seperti itu. Beberapa saudara ku juga terjatuh di semak-semak. Sayap kami kini tak sempurna lagi. Kami sekarang tak berdaya untuk terbang. Aku melihat cahaya yang penuh kehangatan. Kali ini tidak berasal dari cahaya lampu di atas sana, tetapi dari senyuman saudara-saudaraku. Gelombang cahaya ini semakin kuat, ketika aku membalas senyuman mereka.

Braaaaaaakk!!! Kami pun tersentak mendengar suara tersebut. Salah seorang manusia itu menangis keras. Manusia yang bertubuh lebih gemuk itu terjatuh tak jauh dari kami. Saudara-saudaraku yang berada dalam plastik di genggamannya ada beberapa yang terlepas. Lalu, salah seorang lagi menghampirinya.

Pandanganku tertuju pada saudara-saudara ku yang terbebas dari plastik itu. Walaupun mereka sudah terlepas, tetapi mereka sudah tidak bergerak lagi. Setelah terjadi perbincangan di antara manusia-manusia itu, lalu mereka pergi menjauh dengan membawa beberapa kantong plastik yang berisi saudara-saudaraku..Mereka telah pergi, menjauh dari kami dan hilang tertelan gelapnya malam.

Perlahan bulan mulai menampakkan dirinya. Bintang mulai bermunculan bersama dengan kepergian awan.
Seirirng dengan hadirnya bulan dan bintang , gelombang cahaya ini terasa semakin kuat. Senyuman saudara-saudaraku menghangatkan jiwaku. Aku merasakan sayapku semakin lemah dan akan segera lepas. Tak berdaya aku bertanya kepada saudara-saudara apakah gerangan yang akan terjadi. Salah seorang saudaraku berkata pada kami ”Saudaraku, bersyukurlah dan bersabarlah. Bukankah kita telah lama merindukan cahaya yang menghangatkan jiwa kita? Tak lama lagi saudaraku, kita akan menemui cahaya yang abadi. ”

Hembusan angin malam berhembus perlahan. Sayapku semakin melemah dan tak terasa perlahan terlepas bersama dengan hembusan angin malam. Lalu kami melepaskan sayap kami bersama. Telah lama kami merindukan cahaya. Kini, jiwa kami terbang menuju cahaya abadi. Cahaya yang hakiki. Ya Allah, ijinkan aku dan saudara-saudaraku menuju cahaya cinta. Ijinkan kami menemui-Mu. (aryu)

Pesta Minuman Anggur

Di suatu negeri yang kaya dengan anggur akan diadakan sebuah pesta rakyat. Sang raja yang memimpin negeri tersebut akan mengundang seluruh rakyat untuk datang ke aula kerajaan. Sang raja bertitah kepada rakyat untuk membawa sebotol anggur untuk diminum bersama pada saat pesta kelak. Rakyat menyambut gembira ide dari Raja tersebut.

Hingga pada saat yang ditunggu-tunggu, kerajaan sudah dihiasi dengan berbagai macam ornamen, masakan-masakan lezat sudah disajikan oleh koki-koki istana kerajaan. Rakyat berbondong-bondong datang ke aula istana dengan membawa sebotol minuman anggur hasil panen. Lalu, di pintu masuk aula terdapat wadah besar untuk meletakkan minuman anngur. Setiap rakyat yang datang , menuangkan minumannya di wadah tersebut.

Pesta rakyat akan dimulai, acara pertama dibuka dengan sambutan dari sang Raja. Sang Raja memberikan kata sambutan dan  sang Raja pun berucap “Minuman anggur ini adalah sebagai bukti kekompakan kita, dan bersatunya rakyat negeri ini. Mari kita minum bersama-sama!”. Lalu, sang Raja mengambil satu gelas minuman anggur dari  wadah tersebut.  Beliau  mengangkat gelasnya sebagai tanda penghormatan untuk rakyat nya, dan mulai meneguk minuman tersebut. Betapa terkejutnya sang Raja, karena minuman yang dia minum tidak berasa anggur. Wajahnya yang semula gembira ria berubah masam, menunjukkan kekecewaan terhadap rakyatnya. Continue reading

Menuju Cahaya Cinta

Lihatlah laron-laron itu…
Berbondong menuju cahaya
Tak tahan berada dalam kegelapan

Rintik hujan turun membasahi bumi. Seiring dengan malaikat-malaikat turun membagikan rejeki untuk para penduduk bumi. Tetumbuhan yang dulunya layu kembali segar. Bakal bunga juga ada yang bermekaran.

Mungkin inilah saat yang menyenangkan bagi para makhluk bumi. Dulu aku pernah mendengar orang yang lewat dan berkata ”Inilah saat yang mustajab untuk memanjatkan doa”. Aku tak begitu mengerti artinya apa. Yang aku tahu Allah telah menciptakan aku dengan kedua sayapku. Orang-orang menyebut kami laron.

Di sini, di balik kayu yang sudah lapuk, aku dan beratus-ratus saudaraku akan pergi bermain-main. Begitulah yang kami lakukan apabila hujan sudah selesai turun. Kalian pasti tahu bahwa rumah kami kebanjiran! Kami tak tahan dingin. Saat-saat ini yang paling kami suka karena kami bisa bertemu dengan orang-orang dan juga makhluk lain.

Beberapa orang saudaraku sudah berangkat. Sekarang waktuku berangkat. Aku berangkat bersama sekitar seratus saudaraku. Kami berangkat mencari cinta. Cinta yang membawa kehangatan bagi kami. Dan cinta itu adalah cahaya. Seberkas cahaya yang menghangatkan jiwa kami. Continue reading

Kisah Sang Penggendong Ibu

penggendong_ibu

 Suatu ketika Nabi Sulaiman a.s. berkelana di antara langit-bumi. Lalu, sampailah beliau pada suatu samudra yang sangat luas dan dalam. Kala itu angin berhembus sangat kencang sehingga gelombang samudra itu sangat besar. Nabi Sulaiman a.s. kemudian memerintahkan supaya angin berhenti berhembus.Atas seijin Allah,  Gelombang samudra itu pun menjadi tenang.Kemudian beliau memerintahkan jin Ifrit untuk menyelam ke dasar samudra. Jin Ifrit pun menyelam ke dasar. Ketika jin Ifrit itu sampai ke dasar samudra, dia melihat sebuah kubah permata putih yang tertutup rapat. Continue reading

Wanita Sempurna??

Ini kisah perjumpaan dua orang sahabat yang sudah
puluhan tahun terpisahkan hidupnya. Mereka
kangen-kangenan, ngobrol ramai sambil minum kopi di
sebuah kafe. Awalnya topik yang dibicarakan adalah
soal-soal nostalgia zaman sekolah dulu, namun pada
akhirnya menyangkut kehidupan mereka sekarang ini.

“Ngomong-ngomong, mengapa sampai sekarang kamu belum
juga menikah?” ujar seorang kepada temannya yang
sampai sekarang membujang. Continue reading