Kehidupanku di Townsville

Sudah mau 6 bulan aku tinggal di kota kecil Townsville, tapi belum sempet update blog tentang kota kecil dan sepi ini.  Yang awalnya datang ke sini lagi summer, pas lagi panas2 nya (sempet 37-39 derajat celcius), eh sekarang juga uda ganti jadi winter ( ga sedingin kota2 di Australia Selatan, misal Adelaide, Melbourne, Sydney tapi bagiku 10 derajat itu sesuatu banget).  Sekarang lagi liburan di kampus, jadi nyempetin update blog dan share sedikit pengalaman tentang kehidupan di sini. Lama gak nulis, banyak hal yang pengen ditulis, mulai dari kehidupan kampus, makanan, perkuliahan, sistem yang bagus di sini dan lain-lain. Setelah mikir lagi, sebagai muslim, permasalahan utama kalau tinggal di negeri orang itu pastinya makanan dan tempat sholat. Jadi, posting sekarang aku spesifikkan tentang makanan dan tempat sholat.

Ok, let’s start with FOOD. Halal Food? Can we get it easily in Townsville? Well, selama ini aku ga pernah makan di luar. Sebagai tindakan preventif aja. Walaupun kata temen-temen, Nandos, salah satu restoran yang menyediakan ayam goreng halal. Tapi aku belum pernah makan di sana. Ada juga temen yang bilang kalau Dominos Pizza itu halal, McD juga halal. Padahal di kedua restoran (Dominos dan McD) itu ada menu baconnya (bacon : salah satu istilah babi dalam makanan). A little bit confused sebenarnya kalau ada yang mengatakan halal. Kalau aku sendiri, ga mau makan di restoran yang ada jual b-a-b-i. So, selama ini masak sendiri dengan menu2 Indonesia dan dimodifikasi dengan bahan2 di sini.  Bahan-bahan makanan juga bisa ga halal dan bisa membuat makanan kita jadi ga halal. Yang pasti harus hati2 banget kalo di sini. Kapan-kapan aku cerita tentang kebingunganku menentukan bahan makanan hala atau nggak. Selain itu, aku share menu masakan juga, insyaAlloh. Continue reading

Alhamdulillah, 26 years…

I think we need to be paranoid optimists.

Robert J. Eaton
Chairman of the Board of Management of Daimlerchrysler

-Di sela-sela persiapan ujian nyempetin update blog yang uda berabad-abad ga di update :D

Townsville, 12 Juni 2013

- It has been 26 years I lived in the world. Alhamdulillah segala nikmat yang telah Allah berikan. Punya suami sholeh, anak sholehah yang cerdas dan aktif, kesempatan tinggal di luar negeri dan kuliah di sini. Nikmat iman, kesehatan dan nikmat rindu kampung halaman, terutama bakso n siomay Malang. Berharap semakin barokah dalam kehidupan. 26-years-gold-transparent-dark1

Resep Pemula Ikan Goreng

Saking lagi semangat nulis resep di blog, jadinya bumbu sederhana ikut dipajang di blog juga. Pengalaman pribadi sejak menikah baru mulai belajar memasak. Waktu kuliah, masak tempe saja cuma pake bumbu garam. Masak sayur sop juga ga bisa, waktu semester akhir di bangku kuliah, saya mencoba memasak sop akhirnya gagal dan langsung memanggil adek kos buat benerin masakan :D (haduuuuh, parah banget ya)

Biasanya saya memasak ikan goreng cukup mengandalkan jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis ikan dan juga bawang putih, kunyit serta garam. That’s enough! Untuk lebih detailnya

Misal Bahannya seperti ini :
Ikan bawal/selar/ karang/ macam ikan lainnya 1/2 kg
Bumbunya :
jeruk nipis 1 buah
5-6 siung bawang putih
kunyit 4-6 cm
ketumbar 1 sdt( spesial untuk ikan lele, ikan lainnya saya tanpa menggunakan ketumbar)
garam

Langkah-langkah :
1. Buang perut ikan dan bersihkan sisik(kalau punya sisik). Cuci dengan air. Setelah itu, kerat-kerat badan ikan agar bumbu meresap. Beri perasan air jeruk nipis dan lumuri ikan dengan sedikit garam.
2. Haluskan bawang putih dan kunyit dan garam. Beri sedikit air lalu lumuri ikan dengan bumbu. Biarkan 10-15 menit agar meresap.
3. Goreng dalam wajan dengan minyak banyak sampai kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

Sajikan selagi hangat dengan sambal :)

Resep Ayam Goreng Ungkep Serundeng Dari Laos

First release a recipe after married :D
Resep andalan (read : hampir setiap 1 minggu 1x ada menu ini) karena suami dan my baby doyan makan ayam goreng buatan saya ini. Selain itu ayam goreng ungkep ini juga awet bisa jadi stok sarapan, maksudnya hari ini membuat dan untuk sarapan besok pagi tinggal menggoreng ayam ungkep).

Sebelum membuat sendiri ayam ungkep ini, beberapa kali saya membeli bumbu ayam ungkep di pasar. Akan tetapi dengan alasan kesehatan yaitu ada msg di bumbu pasar dan terkadang ditambahkan pewarna makanan di bumbu jadi tersebut, jadi saya bertekad membuat bumbu sendiri. Alhamdulillah ada blender di rumah jadi bisa cepat(paling malas kalau harus mengulek bumbu :p Capek dan lama).

Sesuai dengan judul, ayam goreng ini sebelumnya diungkep dan ada serundeng dari bumbu dan juga laos yang diparut. Yuk, mari kita kupas resep nya.
Continue reading

Daftar Barang Untuk Menyambut Kelahiran Bayi

Berawal dari inbox di FB dari Tika, akhirnya jadilah ide untuk update blog yang uda 2 tahun gak pernah diupdate. Sebenarnya banyak sekali ide menulis di blog, tetapi gara2 penyakit M (read: malas) :p

Setelah membaca pesen dari teman yang menanyakan barang yang perlu disiapkan untuk menyambut kelahiran si bayi, saya menyempatkan diri untuk mengetik panjang lebar ketika Ziya(my beloved baby girl) lagi tidur. Kalo dikira-kira sudah hampir 1000 kata ngetiknya dan setelah itu perasaan sudah saya SEND. Tapi ketika malam lagi FB-an apa yang terjadi, ternyata di inbox masi pesen dari teman, tidak ada pesan saya alias ga terkirim! Hiksss.. padahal membuka laptop itu benar-benar mencuri kesempatan. Karena kalau bersama Ziya, pasti hancur lebur laptop, mulai dari Ziya mencabut modem, ketik-ketik keyboard sampai menekan tombol ON/OFF. Akhirnya, saya berniat menulis lagi sesuai dengan pengalaman saya. Siapa tahu ada teman yang nanya lagi. Hwehehehe :D

BARANG YANG HARUS DISIAPKAN UNTUK MELAHIRKAN
Barang ini saya bagi 2 kategori, untuk si IBU dan untuk si anak. Mari kita bahas untuk si BAYI terlebih dahulu. Continue reading

Blogger Juga Manusia, Blogger Punya Etika

Blogger juga manusia, punya rasa punya hati…
Jangan samakan dengan pisau belati….*

Wahai para pembaca, setujukah kalian kalau blogger juga manusia? Ya iyalah,kalau bukan manusia terus apa?? Blogger juga manusia, karena manusia punya rasa dan juga hati. Bisa seneng, sedih, sebel, kecewa dll. Trus apa hubungannya dengan judul di atas? Blogger Juga Manusia, Blogger Punya Etika?

Beberapa kali ini saya menemukan fakta langsung dari beberapa blog. Di blog tersebut tertulis tentang wewenang pembaca untuk mengkopi artikel. Kalo di blog Aryu tertulis

“Etika Copy Paste
Tunjukkan kalo blogger juga punya etika.. Kalo mau copy paste artikel yang ada di blog ini, cantumkan link/referensi dari blog ini :)”

Continue reading